
Panitia Daerah (Panda) Lanud Halim Perdanakusuma menggelar Sidang Penentuan Akhir Daerah (Pantukhirda) Penyediaan Bintara PK Pria TNI Angkatan Udara Gelombang II / A-58 Tahun Anggaran 2026, Selasa (28/7/2026).
Sidang krusial ini dipimpin langsung oleh Komandan Lanud (Danlanud) Halim Perdanakusuma, Marsma TNI Ali Gusman, S.T., M.M., selaku Ketua Panda. Turut mendampingi dan hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Personel (Kadispers) Lanud Halim Perdanakusuma Kolonel Pnb Nugroho Purbo, Komandan Satuan Polisi Militer (Dansatpom) Lanud Halim Perdanakusuma, Kepala Intelijen (Kaintel) Lanud Halim Perdanakusuma, serta segenap pengurus panitia seleksi daerah.
Sidang Pantukhirda ini diikuti oleh para calon prajurit bintara pilihan yang berjumlah 256 orang. Mereka merupakan peserta yang telah berhasil melewati berbagai tahapan seleksi awal yang ketat, bertahap, dan berjenjang. Di hadapan Komandan Lanud dan jajaran panitia, para peserta kembali menjalani pemeriksaan fisik lanjutan serta pengecekan performa secara detail untuk memastikan standar kualitas prajurit TNI AU terpenuhi.
Dalam arahannya, Danlanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Ali Gusman, S.T., M.M., menekankan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel tanpa ada toleransi terhadap kompromi kualitas.
Proses rekrutmen prajurit TNI AU tidak sekadar mencari figur yang kuat dan tangguh secara fisik semata, melainkan juga menuntut kematangan mental, moral yang luhur, serta jiwa pengabdian yang tinggi kepada bangsa dan negara. “Melalui proses seleksi yang ketat dan objektif ini, diharapkan TNI Angkatan Udara memperoleh calon Bintara terbaik yang memiliki kualitas fisik, mental, dan moral yang unggul,” ujar Danlanud.
Pelaksanaan Sidang Pantukhirda di Panda Lanud Halim Perdanakusuma ini mencerminkan komitmen nyata pimpinan TNI AU dalam menjaring dan mencetak generasi penerus penjaga kedaulatan dirgantara yang profesional, modern, dan handal.






